Mata Najwa episode EKSPERIMEN PENGUASA-29 Feb 2012 (bagian 1)

Selamat malam, selamat datang di Mata Najwa. Saya Najwa Shihab, tuan rumah Mata Najwa.

  1. Pemerintah dan jabatan adalah catatan kaki kekuasaan. #MN
  2. Penguasa bisa menjelma menjadi raja, atau melayani dengan kepekaan rasa.
  3. Menjadi penguasa yang rela berkorban, atau yang menciptakan korban.
  4. Rupa-rupa kuasa muncul lewat berbagai cara. Ada yang mengundang decak kagum, ada pula yang membuat kita tertegun. #MN

Inilah Mata Najwa, EKSPERIMEN PENGUASA…

Telah hadir di studio Mata Najwa, Iwan Bokings, mantan Bupati Boalemo, Gorontalo.. 

  •  “Awalnya saya tanya semua pejabat eselon, auditor dan pengelola proyek apakah mereka tahu akibatnya kalau korupsi, ”-Iwan
  •  “Mereka jawab, ‘penjara, Pak Bupati.’ Lalu saya tanya siapa yang tahu dan pernah masuk penjara. Tak ada yang menjawab.” -Iwan
  • “Saya kemudian tanya ke Lapas apakah mungkin ada studi banding kesana dengan rombongan seluruh pengelola keuangan Boalemo.” -Iwan
  • “Saya terinspirasi kisah Rasulullah yang diperlihatkan Surga dan Neraka agar tahu bagaimana ganjarannya dosa di dunia.” -Iwan
  • “Maka, saya ingin menunjukkan kepada para pengelola keuangan ini bagaimana sulitnya hidup di penjara apabila mereka korupsi.” -Iwan
  • “Mereka ditunjukkan bagaimana bentuk ruangan, sel isolasi, bagaimana mengantre makanan, dan bertemu napi korupsi di dalam sel.” -Iwan
  • “Dampaknya, ada perubahan mindset kepada mereka. Memang tidak menghilangkan keseluruhan korupsi, tapi skalanya mengecil.” -Iwan
  •  “Saya taruh kain kafan di meja kantor saya, agar tamu saya berpikir lagi akan niatnya saat bertemu saya.” -Iwan
  •  “Saya tulis, “kain kafan, teman kita di kuburan nanti,siapkah kita berbuat baik sebelum memakainya.” -Iwan
  • “Semua yang masuk memberi tahu saya tentang kain kafan itu, mereka kaget, saya bilang itu jadi saksi pembicaraan kita.” -Iwan
  •  “Saya juga memasang papan bertuliskan jumlah gaji pokok, dan berbagai tunjangan di tiap pintu masuk ruang pegawai dan pejabat.” -Iwan
  • “Tujuannya agar para pegawai dan pejabat itu introspeksi, masa gaji lima juta berpenampilan seperti gaji sepuluh juta rupiah.” -Iwan
  • “Di tiap plang proyek pun, kami cantumkan foto si kontraktor, nama jelas, alamat hingga nomor kontaknya.” -Iwan
  • “Saya tulis juga seperti iklan rokok,’jika ada penyimpangan di proyek ini, laporkan ke kontraktornya atau lgsg ke sy ” -Iwan
  • “Apabila menghindar, mereka sudah bisa lihat wajahnya juga kan. Kejar saja orangnya.” -Iwan
  •  “Tiap usai Shalat Jumat ada penyumpahan para panitia tender, mereka siap dilaknat diri&keluarga apabila ada penyelewangan jabatan. -Iwan
  • “Pernah tujuh pelaksana tender langsung mundur sekaligus, karena tidak berani mengangkat sumpah tersebut.” -Iwan
  • “Pernah ada kejadian, tengah malam seorang pejabat tender telepon,’anak saya sakit, pdhl proyek belum jalan,sy baru ‘niat kecil’’” -Iwan

Fatlina Podungge, seorang pejabat Boalemo yang ikut merasakan kebijakan menginap di rumah orang miskin telah hadir bersama kami..

  • “Saya tanya kepada para pegawai dan pejabat, miskin itu seperti apa? mereka jawab pakai definisi, menurut Bank Dunia lah,dll.” -Iwan
  • “Saat itu sy siapkan data dari PKK, mengenai daftar warga miskin,saya perintahkan para pegawai ini utk coba tinggal dengan mereka.”-Iwan
  • “Awalnyal saya dongko&jengkel dengan kebijakan itu, ide gila apa lagi ini, tapi km laksanakan juga karena loyal dengan atasan.”-Fatlina
  • “Sy harapkan dgn bermalam di rumah orang miskin,para pembuat kebijakan ini selalu teringat pd kaum miskin dlm menyusunkebijakannya.-Iwan
  • “Kebijakan Pak Iwan ini memang bisa dibilang kebijakan gila,tp dibalik kegilaan ini hikmah bagi km para pegawai sangat terasa.” -Fatlina
  • “Kami jg membuat kebijakan perbaikan gizi bagi pasien anak gizi buruk, ini membuat proses penyembuhan menjadi jauh lebih efektif.”-Iwan
  • “Namun, masih ada juga orang tua yang membawa anaknya pulang duluan sebelum sembuh benar, ternyata ada alasannya juga.” -Iwan
  • “Suami terganggu kehidupan seksualnya,si isteri terus menjaga anak di RS.Maka km bangun“kamar suami” utk suami yg rindu istrinya. -Iwan
    This entry was posted in Uncategorized and tagged , . Bookmark the permalink.

    Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s