Membuat Aikido Lebih Bergaung

Alasan Aikido kurang terkenal karena :

1.    Tidak ada kompetisi/pertandingan.

Baru-baru ini ada yang latihan aikido di dojo kami (Iskandar Muda Dojo), trus keluar, karena awalnya dia tidak tahu kalo aikido tidak ada kmpetisi, sedangkan dia tertarik dengan beladiri/olahraga prestasi. Hal ini juga yang membuat aikido jarang diliput, tidak seperti beladiri lain yg biasanya akan diliput disaat ada event-event tertentu baik dari tingkat daerah, nasional, sea game, sampai olimpiade).

Solusi:

a. Sering-sering mengadakan Demo Aikido di tempat-tempat yg berbeda: disekolah, kmpus, dll)

b. Aikido memang tidak dipertandingkn, tadi ada event Seminar. Nah disaat itu, publikasikan secara besar-besaran di Media apa aja.

c. Jangan hanya latihan di indoor, terkadang latihan outdoor. Khususnya untuk Latihan Jo dan Bokken, akan lebih efektif jika ditempat keramaian latihannya, misalnya di taman kota. Hitung-hitung Promosi gratis🙂

 2.    Kata “Aikido” belum familiar

Beberapa kali ketika saya ingin latihan, trus ada teman yang menanyakan mau latihan apa, saya bilang mau latihan Aikido, mereka malah balik bertanya, apa itu “aikido”. Tapi coba kalo karate, tae kwon do, hampir bisa dipastikan smua orang tau.

 Agar para aikidoka betah berlatih

1. Selain memberikan waza standard, pelatih sangat diharapkan untuk memberikan juga teknik2 aplikasi dilapangan. misalnya bagaimana cara menghadapi tendangan. bagaimana kalo di kunci dibawah, dan lainnya. Tentunya dalam hal ini pelatih harus memiliki wawasan luas mengenai beladiri. Sehingga ini akan berlanjut ke…

 2. Tidak hanya aikido saja.

Akan lebih menarik jika dimasukkan juga teknik-teknik kombinasi. Harus kita akui, tidak ada beladiri yg paling hebat, begtu juga dengn aikido. Jadi teknik aplikasi yang merupakan kombinasi aikido dengan jujutsu misalnya, judo dan karate, atau yg lainnnya, akan membuat latihan lebih menarik.

 3. Jalin hubungan dengan Dojo-dojo sekitar.

Latihan gabungan(Ghasuku), latihan bersama (anggota Dojo A berlatih diDojo B, atau sebaliknya).

 4. Hubungan antar praktisi aikido jangan hanya di Dojo saja.

Hal ini bisa di siasati dengan misalnya setelah selesai latihan, makan malam atau sekedar ngopi bareng. Ini akan mempererat hubungan antar sesama aikidoka. Tidak hanya di dojo yg sama bahkan antar dojo. Sehingga berbicara aikido tidak hanya tentang, ukemi, tenkan, Uke-nage, waza, dll, tetapi juga persahabatan dan persaudaraan. Kalau sudah begini, apa yg membuat aikido tidak menarik.

This entry was posted in Aikido and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s