Modal yang ada dibawa kemana?

 

Jaroe nyang meugrak-grak

Gaki nyang meujak-jak

Ule nyang na pikiran, dan

Hatee nyang meupeurasaan

Itulah salah satu kutipan yang saya ambil dari khutbah hari ini. Sadar atau tidak, kita telah diberi “modal” sejak dari tarikan nafas pertama. Tapi jangan lupa sobat, itu semua tidak gratis. kita tidak diberi itu semua, lalu kemudian bisa berjalan dan hidup seenaknya diatas permukaan bumi ini. Namun yang paling penting adalah pertanggungjawaban kita nantinya, LPJ kita kepada Sang Pemilik Jiwa.

(intisari Khutbah 27 April 2012, di Mesjid Meulayo Blang Bintang Aceh Besar)

 

 

This entry was posted in Religious and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s